Nov 9

ini neh sekedar info aja….

kalo dijepang sedang melakukan riset/penelitian untuk memajukan internet dan dunia teknologi.

menciptakan optik baru yang mampu membuat transfer rate 32terabyte/setara dengan 32miliar kbps.

info dari:http://puturistik.blogspot.com/2009/11/internet-tercepat-didunia.html

Dan yang terlambat adalah:

rupanya negara kita lho.ckckck…

kapan bisa kecepatannya seperti JAPAN ye.hehehehe.

Berdasarkan riset yang dilakukan oleh Lembaga Riset Sharing Vision Dimitri Mahayana di Bandung mengatakan bahwa penyedia jasa internet atau sering disebut ISP di Indonesia merupakan salah satu yang terburuk di Asia bahkan di dunia.

“Tarif internet di Indonesia itu 300 kali lebih mahal daripada di Jepang. Di sana, tarif layanan termurah dilepas di 0,13 per megabit/detik dollar AS. Di tempat kita, yang paling murah Fastnet, ada di 15 per megabit/detik dollar AS,” tutur dosen Teknik Elektro Institut Teknologi Bandung ini mengutip data dari riset Organization for Economic Cooperation and Development (OECD).

Info dari:http://www.teknologinet.com/2009/02/indonesia-memecahkan-rekor-internet.html

Nov 9

wow….

kaget neh mah kemajuan teknologi…

masa suara bayi nangis bisa di artikan,,,

tp dengan aplikasi ini skrg suara tangisan bayi bisa diartikan.

APlikasi dinamakan THE CRY TRANSLATOR.

Membuat kita bisa mengetahui apa arti dan makna TANGISAN SI BAYI…

sangat canggih dan mengagetkan….

cara penggunaan:Ketika si bayi mulai menangis, ibu tinggal menempatkan iPhonenya di dekat bayi tersebut, kira-kira 1 kaki. Lantas, pencet saja tombol ‘Start’ yang tersedia.
Dan hanya butuh waktu 10 detik untuk menganalisa dan mengindentifikasi tangisan tersebut. Biloop Technologic, perusahaan pembuatnya mengklaim, hasil yang dikeluarkan memiliki tingkat keakuratan sebesar 96%. Sekali tangisan itu teridentifikasi, maka tips-tips tentang bagaimana cara menanganinya akan tersedia.

Mau coba???hehehe.

bukti: Sebuah klinik di Spanyol yang mencicipi aplikasi ini mengatakan bahwa dari 104 anak yang dites dengan alat ini, sebanyak 96% di antaranya berhenti menangis.